CARA MENGUBAH PENOLAKAN MENJADI KESUKSESAN

Penolakan dalam hal apa pun akan meninggalkan rasa sakit yang sangat luar biasa. Baik dalam hal profesional misalnya penolakan dalam pekerjaan, atau dalam persoalan pribadi misalnya tidak diterima dalam satu lingkungan pertemanan. Dan beberapa studi menunjukan bahwa jika seseorang mengalami penolakan maka akan lahir emosi cemburu, merasa kesepian, dan dapat mengalami kecemasan. 

cara mengubah penolakan menjadi kesuksesan


Perasaan terpukul mengalami penolakan akan menjadi hal yang sangat berbahaya ketika kekecewaan akibat penolakan itu berlarut-larut. Bahkan jika sampai menganggap bahwa diri  tidak berharga dan sampai meragukan kemampuan diri sendiri dan apa yang dimilikinya. Hal ini harus segera ditangani. Ada beberapa cara menghadapi penolakan yang bisa kita lakukan agar tidak membuat kita hancur dan menganggap diri tidak layak.

Cara Mengubah Penolakan Menjadi Kesuksesan

Berikut adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menghadapi penolakan dari orang lain. Baik penolakan secara pribadi mau pun dalam profesional seperti dalam hal pekerjaan.

1. Beri ruang pada diri sendiri untuk merasakan penolakan

Saat mendapatkan penolakan pastinya emosi kita akan bercampur aduk. Sedih, tidak percaya diri, kesal, menangis, bahkan marah. Terima emosi kamu dengan lapang dada. Untuk dapat mengobatinya, sangat penting mengakui emosi dan memproses emosi tersebut dengan merasakannya. 

Jika dengan menangis membuat lega dan lebih lapang dalam menerima penolakan, lakukan. Menangislah sepuasnya. Beri ruang pada emosi kita untuk merasakan penolakan tersebut, hal itu akan membantu proses penyembuhan lebih cepat dan mudah.

2. Penolakan adalah proses alami hidup

Sadari bahwa penolakan akan terjadi pada siapa pun dan dalam hal apa pun. Semua orang akan mengalami seperti yang kita alami. Jadi jangan pernah menganggap diri kita tidak berharga karena mengalami sebuah penolakan. Karena penolakan adalah proses alami dalam kehidupan, semua orang bisa mengalaminya dan bisa terjadi pada siapa pun.

3. Penolakan sebagai evaluasi diri

Cara menghadapi penolakan lainnya adalah dengan melakukan evaluasi diri. Agar penolakan tidak membuat kita terpukul dan merasa tidak berharga, jadikan penolakan sebuah evaluasi terhadap diri sendiri. Evaluasi apa yang kurang dalam diri kita, lalu lakukan perbaikan. 

Jika kekurangan itu tidak bisa kita ubah, maka serahkan saja kepada Tuhan. Butuh waktu dan proses untuk bisa menerima kekurangan, tapi proses itu akan membuat kita semakin kuat dan dekat dengan Tuhan.

4. Jangan menyalahkan diri sendiri

Sebuah penolakan tidak selalu menggambarkan nilai atau kemampuan diri yang kita miliki. Setiap orang baik pribadi mau pun dalam profesional pasti memiliki alasan tersendiri ketika melakukan penolakan. Hindari menyalahkan diri sendiri dan menganggap penolakan merupakan sebuah kegagalan dalam hidup.

ubah penolakan menjadi kesuksesan


Ingat, setiap rumah kuncinya tidak sama. Tidak bisa dibuka, bukan karena kuncinya rusak atau jelek, tapi karena memang bukan kuncinya. Ibaratnya seperti itu. Begitu pula ketika kamu mengalami penolakan dalam sebuah pekerjaan. Bukan karena kamu tidak bagus, tetapi apa yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut tidak sesuai dengan kehebatan yang kamu miliki. 

Jadi berhenti untuk menginternalisasi diri dengan menganggap penolakan sebuah kegagalan diri. Banyak faktor yang tidak bisa kita kontrol dalam sebuah penolakan.

5. Penolakan adalah proses pembelajaran

Pahami bahwa penolakan adalah sebuah proses pembelajaran. Bahwa tidak semua yang kita inginkan akan kita dapatkan. Tidak semua yang kita lakukan akan diterima oleh orang lain. Lakukan saja yang terbaik dan semaksimal yang kita bisa.

Jika mengalamai penolakan, jadikan semuanya sebagai proses pembelajaran. Pembelajaran dalam pengelolaan emosi, penerimaan kondisi, serta pembelajaran untuk tidak berhenti mengembangkan diri.

6. Cari support system

Cara menghadapi penolakan lainnya adalah dengan berlindung kepada support system yang kita miliki. Keluarga seperti orang tua, pasangan, saudara, atau sahabat tercinta. Berbagi dengan mereka mengenai penolakan yang kita alami. 

Selain membuat perasaan lebih lega, kamu juga akan mendapatkan beberapa masukan dan wejangan yang akan membuat kamu merasa lebih baik dan menerima penolakan tersebut.

7. Fokus mengembangkan diri

Alih-alih menyalahkan diri sendiri karena mendapatkan penolakan, lebih baik setelah melakukan evaluasi diri, mulai susun strategi untuk mengembangkan diri. Fokus pada apa yang ingin kamu capai dan ingin ditingkatkan.

Itu dia beberapa cara menghadapi penolakan baik secara pribadi mau pun penolakan secara profesional seperti di dalam pekerjaan atau lainnya. Jadikan penolakan menjadi sarana untuk terus mengembangkan diri. 

Pernah mengalami penolakan? Boleh banget sharing di kolom komentar dan bagaimana cara kamu mengatasinya.

Referensi Gambar

https://canva.com/

9 Coment

  1. Kadang memang perlu mengalami penolakankasi, karena kalau selalu diterima , selalu sukses, kita tidak akan bisa merasakan namanya gagal. Dan kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda, dan bisa menjadi bahan pelajaran untuk menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang. terima kasih

    BalasHapus
  2. biasanya kalau penolakan dari inner circle biasanya meninggalkan bekas yang ledih dalam daripada dari orang lain dan itu kadang proses penerimaannya juga memerlukan waktu

    BalasHapus
  3. Penolakan adalah hal yang wajar banget yaa dan jangan sampai down terlalu lama bahkan depresi. Percaya bahwa saat 1 pintu tertutup maka banyak pintu lain akan terbuka. Semangaaat.

    BalasHapus
  4. 'Embrace everything that you feel...' salah satu prinsip yang aku coba pegang teguh selama hidup 😁. Nggak sedikit orang yang milih pelarian jika ada perasaan gundah dalam hatinya.. Try to forget. Padahal, perasaan itu Valid dan perlu diluruskan. Ya mungkin setiap orang memang punya cara mereka masing-masing..

    Tapi kalau aku biasanyaaa...

    Duduk di kamar... Kontemplasi diri terhadap kejadian yang terjadi, dibantu breakdown dengan tulisan agar perasaan kembali lurus...

    BalasHapus
  5. penolakan bisa berarti bagian dari kesuksesan yang tertunda ya. Memang sih kl ditolak berkali2 bisa bikin semangat turun. Bener banget kudu cari support system dan mencoba melihat dari POV yg berbeda apa yang membuat penolakan tersebut. Intinya tetap cemungud ya.

    BalasHapus
  6. Iya aku sempat terpuruk tuh ketika gagal seleksi buku yang diadakan Kemdikbud padahal teman-teman segrup lolos. Tapi, Alhamdulillah bisa semangat nulis lagi. Semoga tahun ini bisa ikutan lagi lombanya dan lolos Aamiin

    BalasHapus
  7. Saat pertama kali mengalami penolakan, rasanya sangat ovt dan merasa duh sakit banget. Ternyata semakin kesini penolakan merupakan hal biasa dan bagian dari proses kehidupan, 7 tips yang tertulis pada artikel ini sangat relate dan bermanfaat buat mengatasi penolakan..thank you sudah di reminder, penting banget buat di terapkan saat menerima sebuah penolakan..

    BalasHapus
  8. Penolakan itu memang gaena banget yaa..
    Paitpaitpait.

    Dan aku suka banget memaknai penolakan sebagai refleksi diri dan fokus untuk terus berkembang dengan value dan style yang kita miliki. Perlu ATM dan membuat karya dengan versi terbaik kita.

    Hal ini yang jadi perhatianku juga ketika ngobrol sama temen. Bahwa setiap orang butuh yang namanya "validasi". Jadi, penting memperhatikan setiap kata atau penulisan agar bisa memberi semangat pada seseorang. Bukan malah menjatuhkan.

    BalasHapus
  9. Jangan gampang menyerah dengan penolakan karena belum tentu kita yang salah. Bisa saja memang sekarang sedang tidak membutuhkan. KIta kudu evaluasi diri dan belajar lagi dari kekurangan. Biasanya orang orang marketing nih yng jago ngadepin penolakan

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan, karena apa yang anda tulis di blog ini akan menjadi doa bagi anda juga, terima kasih.