Hari ini saya mengikuti webinar seru yang diadakan oleh komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB) bersama para blogger. Webinar kali ini menghadirkan sosok perempuan inspiratif, Mba Nilam Sari, founder PT Nava Sari Kreasi juga founder kebab Baba Rafi yang membagikan cerita perjalanan bisnis kulinernya sejak usia muda. Mendengar kisah perjuangannya terasa sangat menarik karena usaha yang dirintis dari usia belia itu kini berkembang menjadi brand yang dikenal banyak orang di Indonesia, bahkan mendunia.
Dari perjalanan Mba Nilam, sapaan akrabnya, saya melihat bahwa membangun usaha bukan hanya soal modal, tetapi banyak hal-hal lain yang harus diperhatikan. Lalu sebenarnya, apa kunci sukses yang membuat usahanya bisa berkembang hingga sebesar sekarang?
Awal Mula Perjalanan Membangun Bisnis Kebab
Mendengar cerita yang dibagikan Mba Nilam dalam menjalankan usaha kebabnya Baba Rafi, perjalanan membangun usahanya tidak selalu mudah, tetapi penuh proses panjang yang membutuhkan keberanian dan konsistensi. Dalam webinar tersebut, Mba Nilam membagikan banyak pengalaman tentang bagaimana sebuah usaha bisa berkembang dari skala kecil hingga menjadi brand besar.
Tidak hanya berbicara soal keuntungan, beliau juga menceritakan tantangan, kegagalan, hingga prinsip-prinsip penting yang selalu dipegang selama menjalankan bisnis. Cerita ini terasa sangat relevan bagi siapa saja yang sedang belajar membangun usaha dari nol. Dan jadi penyemangat bagi orang-orang yang jatuh bangun bahkan gagal bekali-kali menjalankan bisnis, seperti saya.
Kebab Turki Baba Rafi dikenal sebagai salah satu bisnis kebab terbesar di Indonesia. Namun, perjalanan menuju titik tersebut tentu tidak terjadi secara instan. Mba Nilam dan suaminya memulai usaha ini dengan penuh keterbatasan. Pada awalnya, usaha kebab dijalankan menggunakan gerobak sederhana dengan modal yang terbatas.
Saat itu, makanan kebab belum sepopuler sekarang. Banyak orang masih asing dengan cita rasa kebab khas Timur Tengah ini. Karena itulah, mereka harus bekerja ekstra memperkenalkan produk kepada masyarakat. Mulai dari memilih lokasi jualan hingga membangun kepercayaan pelanggan dilakukan secara perlahan. Termasuk sistem franchise yang dijalankan dalam bisnis ini.
Meski menghadapi banyak tantangan, Mba Nilam dan suami tetap percaya bahwa usaha yang dijalankan memiliki peluang besar. Keyakinan tersebut menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat bisnis ini mampu bertahan dan berkembang.
Meskipun pada akhirnya harus pecah kongsi dengan partner bisnisnya yaitu suaminya. Bagian timur di bawah naungan PT Baba Rafi Indonesia yang dikelola oleh suaminya, dan bagian barat di bawah naungan PT Sari Kreasi Boga Tbk yang dikelola oleh Mba Nilam.
![]() |
| Sumber: Instagram Komunitas ISB |
Nilam Sari Dan Kunci Sukses Membangun Bisnis Di Usia Muda
Dari sharing yang Mba Nilam sampaikan bersama komunitas ISB ini, saya menangkap dan menemukan beberapa poin penting yang sangat insightful untuk menjalankan sebuah bisnis, termasuk bagaimana mengelola, dan menghadapi berbagai tantangannya.
1. Pentingnya Berani Memulai
Banyak orang memiliki mimpi membangun usaha sendiri, tetapi sering kali merasa takut untuk memulai. Dalam webinar tersebut, Mba Nilam Sari mengingatkan bahwa keberanian menjadi langkah awal yang sangat penting.
Tidak semua usaha langsung berhasil besar. Sebagian besar justru dimulai dari langkah kecil dan proses panjang. Yang terpenting adalah memiliki kemauan untuk mencoba dan terus belajar dari pengalaman.
Pesan ini terasa sangat membangun semangat, terutama bagi saya pribadi yang sedang ingin mempersiapkan usaha sendiri. Memulai memang tidak mudah, tetapi tanpa langkah pertama, sebuah mimpi tidak akan pernah berkembang menjadi kenyataan.
2. Fokus pada satu usaha
Mba Nilam menekankan bahwa fokus menjadi salah satu kunci penting dalam membangun usaha yang sukses. Menurutnya, banyak bisnis sulit berkembang karena pemilik usaha terlalu cepat berpindah arah dan mencoba terlalu banyak hal dalam waktu bersamaan. Seperti yang pernah dilakukannya dengan membuka bisnis kos-kosan yang tidak ada kaitannya dengan bisnis pertamanya.
Dengan fokus, pelaku usaha bisa lebih memahami kebutuhan pelanggan, menjaga kualitas produk, dan mengembangkan bisnis secara konsisten. Prinsip inilah yang diterapkan dalam perjalanan membangun Kebab Turki Baba Rafi hingga dikenal luas seperti sekarang. Fokus juga membantu kita lebih disiplin dalam menghadapi tantangan usaha sehingga bisnis dapat tumbuh perlahan namun memiliki fondasi yang kuat dan berkelanjutan.
3. Berani menghadapi risiko dan tantangan
Ia menambahkan, betapa pentingnya keberanian dalam menghadapi risiko saat membangun usaha. Menurutnya, setiap bisnis pasti memiliki tantangan dan ketidakpastian sehingga pelaku usaha harus siap mengambil keputusan dengan penuh pertimbangan. Keberanian mencoba hal baru menjadi bagian penting dalam proses berkembangnya sebuah bisnis.
Dalam perjalanan membangun Kebab Turki Baba Rafi, berbagai risiko pernah dihadapi, mulai dari persaingan hingga perubahan pasar. Apalagi Baba Rafi bertumbuh melewati masa-masa krisis Indonesia, bahkan tantangannya hadir dari orang terdekatnya.
Namun, risiko tersebut tidak dijadikan alasan untuk berhenti. Justru dengan keberanian menghadapi tantangan, seseorang dapat belajar lebih banyak, menemukan peluang baru, dan membangun usaha yang lebih kuat dari sebelumnya.
4. Investasi leher ke atas
Mba Nilam juga mengingatkan pentingnya melakukan investasi leher ke atas bagi siapa saja yang ingin sukses dalam usaha. Investasi ini bukan hanya soal uang, tetapi tentang kemauan untuk terus belajar, menambah wawasan, dan mengembangkan kemampuan diri. Dengan ilmu yang terus bertambah, pelaku usaha dapat lebih siap menghadapi perubahan dan tantangan bisnis.
Selain itu, membangun relasi juga menjadi hal yang sangat penting karena jaringan pertemanan dan profesional dapat membuka banyak peluang baru. Menurutnya, usaha yang berkembang tidak hanya dibangun dari kerja keras, tetapi juga dari ilmu, pengalaman, dan hubungan baik dengan banyak orang.
5. Menemukan partner bisnis yang tepat
Dari webinar ini, saya juga menemukan insight bahwa memilih partner bisnis yang tepat adalah salah satu kunci. Kesamaan visi, pembagian tugas, hingga aturan kerja sama perlu dibicarakan secara jelas sejak awal agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari atau ketika sudah tidak sejalan dan harus pecah kongsi.
Dalam dunia bisnis, perbedaan pendapat tentu bisa terjadi, tetapi dengan adanya kesepakatan yang kuat sejak awal, setiap tantangan dapat diselesaikan dengan lebih baik. Fondasi kerja sama yang sehat juga membantu usaha berkembang lebih stabil dan terarah.
6. Mampu beradaptasi
Untuk memperluas bisnisnya, mba Nilam juga melakukan ekspansi dari Surabaya ke Jakarta. Namun saat di Jakarta ternyata market dan behaviour konsumennya berbeda dengan Surabaya. Hal yang normal, karena dunia bisnis terus berubah dan berkembang. Kebiasaan konsumen, tren pasar, hingga teknologi selalu bergerak cepat dan berbeda-beda di setiap wilayah. Karena itu, dalam hal ini bisnis Mba Nilam juga harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.
Kemampuan beradaptasi inilah yang membantu Kebab Turki Baba Rafi tetap dikenal hingga sekarang. Perubahan tidak dianggap sebagai ancaman, melainkan kesempatan untuk berkembang lebih baik lagi.
7. Semua perempuan memiliki kesempatan membangun bisnis
Dari Mba Nilam, saya semakin sadar bahwa perempuan memiliki kesempatan yang luas untuk membangun bisnis dan mengembangkan potensi diri di berbagai bidang, termasuk bisnis makanan seperti yang dilakukan oleh mba Nilam. Ia memulai bisnis di usia muda, kuliahnya belum selesai, modal pas-pasan, dan dimulai dari rumah.
Dengan kemauan yang kuat, keberanian untuk memulai, serta konsistensi dalam menjalankan usaha, perempuan mampu menciptakan peluang dan mencapai kesuksesan. Mba Nilam telah membuktikan bahwa usaha dapat berkembang dari langkah kecil jika dijalani dengan tekun dan penuh semangat. Perempuan tidak perlu ragu untuk memulai, karena selama ada niat, kerja keras, dan konsistensi, setiap tantangan dapat dihadapi dan impian membangun bisnis bisa terwujud dengan baik.
8. Pentingnya Konsistensi dalam Menjalankan Usaha
Salah satu poin penting yang dibahas dalam webinar adalah konsistensi. Dalam dunia bisnis, menjaga kualitas produk dan pelayanan menjadi hal yang sangat penting. Mba Nilam menjelaskan bahwa pelanggan akan kembali jika mereka merasa puas dengan pengalaman yang diberikan.
Karena itu, menjaga rasa makanan, kualitas bahan, hingga pelayanan kepada konsumen menjadi perhatian utama. Konsistensi juga diperlukan dalam membangun branding usaha agar masyarakat semakin mengenal identitas bisnis tersebut.
Menurut beliau, membangun bisnis bukan hanya soal mendapatkan keuntungan cepat, tetapi tentang bagaimana usaha tersebut bisa bertahan dalam jangka panjang.
My Thought
Di tengah ekonomi yang seperti sekarang, memulai bisnis memang bukan hal yang mudah. Semua insight yang disampaikan mba Nilam menjadi penyemangat untuk terus maju. Dan saya pun menjadi tahu lebih banyak apa saja yang harus dipersiapkan ketika akan memulai sebuah usaha, apa yang harus dilakukan ketika proses pengelolaan, serta bagaimana agar bisnis tetap bertahan dari segala tantangan.
Webinar bersama komunitas ISB ini memberikan banyak pelajaran berharga tentang dunia usaha dan perjuangan membangun bisnis dari nol. Kisah Mba Nilam Sari menunjukkan bahwa kesuksesan bukan hanya soal modal besar, tetapi juga tentang konsistensi, keberanian, dan kemampuan menjaga fokus.
Mendengarkan perjalanan beliau membuat banyak orang semakin memahami bahwa proses membangun usaha membutuhkan waktu dan kesabaran. Setiap tantangan yang datang bisa menjadi pelajaran untuk tumbuh lebih baik. Semangat dan prinsip yang dibagikan dalam webinar terasa sangat menginspirasi, terutama bagi siapa saja yang sedang berusaha mewujudkan mimpi mereka sendiri.




0 Coment
Silakan tinggalkan komentar yang baik dan sopan, karena apa yang anda tulis di blog ini akan menjadi doa bagi anda juga, terima kasih.